Ia juga menyinggung pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama melalui pendidikan dan pengembangan profesi. Menurut dia, sejak dekade 1990-an, warga Makayoa telah didorong untuk memahami pentingnya pendidikan sebagai modal untuk bersaing dan berkontribusi di berbagai daerah.
Ia mengaku bersyukur karena kini semakin banyak warga Makayoa yang berprofesi sebagai dokter dan tenaga profesional lainnya, termasuk yang bekerja di Ternate dan sejumlah Kabupaten di Maluku Utara.
“Dan ada juga orang bilang orang Makayowa tidak punya kabupaten. Saya bilang tidak perlu punya kabupaten. Kita akan menyiapkan diri, sehingga kita itu dibutuhkan oleh kabupaten manapun. Itu tujuan Makayowa, organisasi ini,” tuturnya.
Ia berharap, kepengurusan baru nantinya dapat melanjutkan upaya penguatan SDM agar warga Makayowa semakin berdaya dan memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sementara, Ketua Panitia Musyawara Makayoa, Abuhari Hamjah menambahkan,
terkait komposisi kepanitiaan, ia menyebut sejumlah tokoh yang terlibat dalam persiapan, antara lain Amran, Jafar Umar, serta sejumlah tokoh muda, termasuk mereka yang disebut memiliki latar belakang akademik dan profesional.
Ia menilai perpaduan tokoh senior dan generasi muda menjadi modal penting untuk mendorong regenerasi organisasi.
“Jadi ini Makayoa ini, panitia ini orang-orang pakar semua ini. Orang tua tapi pakar semua, Pak Amran, Pak Jafar, Pak Bukhari, itu orangnya, ditambah dengan anak-anak muda ,” ucapnya.
Setelah musyawarah dilaksanakan dan kepengurusan baru terbentuk, Makayoa memiliki kekuatan baru untuk menjalankan program-program organisasi, mempererat persatuan warga, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Ia menyebutkan, Wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe sebagai salah satu tokoh senior yang akan maju sebagai kandidat.
Namun, penentuan figur dan susunan pengurus tetap akan dibahas dalam forum musyawarah yang diharapkan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan Makayoa.
Ia menekankan, seluruh warga Makayoa perlu mengedepankan aturan, norma, akhlak, serta sikap saling menghargai dalam proses tersebut.






