Ia menilai, rotasi pejabat eselon II di Pemprov Malut tidak sesuai prosesur yang berlaku sangat meresahkan publik.
“Masyarakat yang demo itu adalah aspirasi yang harus dibaca gubernur, jadi hemat saya mereka (masyarakt) tidak salah karena kebijakan gubernur tidak sesuai. Mereka pernah berdarah darah memperjuangkan kepentingan pemerintahan ini, itu yang perlu saya ingatkan,” cetusnya.
Djasmin mendesak Gubernur Maluku Utara, segera kembalikan pejabat yang dimutasi tidak sesuai dengan prosedur ke jabatan semula.
“ Abdullah Assgaf sudah dikembalikan, maka Saifuddin Djuba juga harus dikembalikan ke jabatan semula,” tegasnya.







