Rencana Ajukan Pinjaman Rp 1 Triliun, Wagub Malut : Pembangunan tidak Bisa Bergantung Sektor Pertambangan

Wakil Gubernur Maluku Utara, H Sarbin Sehe.

SOFIFI, pilarmalut.com –Pemerintah Provinsi Maluku Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe rencana ajukan pinjaman ke Bank DKI Jakarta senilai Rp 1 triliun.

Rencana mengajukan pinjaman daerah tersebut dengan alasan untuk upaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan ditengah keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Rencana pinjaman tersebut sebagaimana termuat dalam surat nomor: 900.1/2938/SETDA dengan perihal, Penyampaian Usulan Pinjaman Daerah Provinsi Maluku Utara, ditandatangani Sekda Malut Samsuddin Abdul Kadir, tertanggal 9 Juni 2026, disampaikan kepada DPRD Provinsi Maluku Utara, untuk mendapat persetujuan.

Dalam surat resmi yang disampaikan kepada DPRD Maluku Utara, pemerintah daerah menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan mendesak. Selain membuka akses dan konektivitas antarwilayah, pembangunan infrastruktur juga diyakini mampu menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.

“Pembangunan infrastruktur yang terarah, cepat, dan berkelanjutan diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” demikian salah satu poin yang disampaikan dalam dokumen tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *