Reservoir tersebut dirancang untuk menampung air sebelum didistribusikan ke lima desa. Sistem distribusinya memanfaatkan prinsip gravitasi sehingga air dapat mengalir menuju wilayah pelayanan.
“Nah, itu kenapa kolam? Karena untuk hidraulisnya. Artinya, aliran air bisa masuk ke situ secara gravitasi. Masuk ke situ baru bisa dialirkan ke kurang lebih lima desa,” jelasnya.
Sasaran Pelayanan Disejumlah Desa
Lima desa yang menjadi sasaran pelayanan air bersih tersebut adalah Desa Ampera, Desa Kuso, Ake Kolano, Gerojo, dan Sumaode.
Selain reservoir, pembangunan rumah filter juga menjadi bagian penting untuk mendukung pengolahan air sebelum disalurkan kepada masyarakat. Fasilitas tersebut dilengkapi media filter dan bangunan pelindung.
Ia menyebutkan, pengolahan air diperlukan karena kondisi air di kawasan Sofifi masih memiliki karakteristik tertentu yang membutuhkan penanganan sebelum didistribusikan.
“Kita tahu air di Sofifi ini ada warna-warna dikit,” ucapnya.
Untuk sambungan rumah, Faisal menyatakan bahwa komponennya telah dirakit dan saat ini tinggal menunggu pemasangan di lokasi.
“SR-nya itu memang belum dipasang, tapi sudah dirakit, tinggal pemasangan. Kalau seketika semua lengkap baru tinggal pasang SR,” ungkapnya.
Tantangan Teknis Pekerjaan
Dalam pelaksanaan pekerjaan, pihaknya juga mengakui adanya sejumlah tantangan teknis, terutama terkait kondisi tanah yang membutuhkan penguatan tambahan pada beberapa titik pembangunan.
“Kadang juga ada kendala-kendala teknis, seperti dari kekuatan tanah. Ketika kita di sondir, kita perlu ada tambahan penguatan. Ada kita membuat talud juga,” jelasnya.






