Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Perkuat Pengelolaan Sampah

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan (Dok. Istimewa)

TERNATE, pilarmalut.com – Laju pertumbuhan penduduk yang pesat dan tingginya aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan maupun kepulauan di Provinsi Maluku Utara berimbas pada lonjakan volume sampah.

Kondisi ini menjadi tantangan berat bagi pemerintah daerah dalam menjaga daya dukung lingkungan dan memastikan pelayanan kebersihan berjalan optimal di tengah keterbatasan sarana penunjang.

Di tengah tantangan pengelolaan sampah modern, Ternate sebenarnya menyimpan warisan budaya dalam merawat lingkungan yang dikenal dengan nama Sigofi Gam. Secara etimologi dalam bahasa Ternate, Sigofi berarti bersih-bersih, sedangkan Gam merujuk pada kampung atau wilayah. Secara harfiah, Sigofi Gam bermakna gotong royong membersihkan kampung.

Catatan sejarah Kesultanan Ternate menunjukkan bahwa tradisi Sigofi Gam dulunya dijalankan oleh para leluhur sebagai bagian dari sistem menjaga kelestarian alam. Namun seiring perkembangan zaman, tradisi ini perlahan memudar di tingkat warga dan kerap dipandang sebatas kerja bakti biasa tanpa pemaknaan sakral.

Meski sempat memudar di ruang publik, tradisi Sigofi Gam ternyata masih terjaga di Kedaton Kesultanan Ternate. Pelaksanaannya diawali dengan ritual doa bersama yang dipimpin oleh bobato akhirat, atau oleh tokoh agama dan badan syara di tingkat masyarakat adat (bala kusu sekano-kano).

Pemerintah Kota Ternate juga telah merancang uji coba pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat di lima kelurahan yang mulai berjalan sejak April 2026. Meski demikian, kesiapan teknis berupa penambahan armada pengangkut tetap dibutuhkan agar skema partisipasi masyarakat dapat terfasilitasi secara optimal di lapangan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pemkot Ternate menjalin sinergi bersama Harita Nickel. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Harita Nickel menyerahkan bantuan satu unit truk pengangkut sampah untuk Pemkot Ternate yang diperkirakan mulai beroperasi pada November mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *