Setelah pembangunan dan pengujian sistem selesai, sarana air bersih tersebut secara resmi diserahterimakan kepada Pemerintah Desa Tabanoma pada 20 Oktober 2026.
Pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, pembentukan Komite Air Desa, pelatihan teknis, serta keterlibatan warga dalam pekerjaan fisik secara swadaya dan gotong royong.
Masyarakat turut membantu pembangunan menara air, penggalian jalur pipa, hingga pemasangan jaringan distribusi. Keterlibatan ini menjadi bagian penting untuk menumbuhkan rasa memiliki dan memperkuat kemampuan masyarakat dalam menjaga serta memelihara fasilitas yang telah dibangun.
Kepala Desa Tabanoma, Julham Kadaria, menyampaikan apresiasi kepada NHM Peduli atas dukungan dan kerja keras tim dalam merealisasikan program air bersih bagi masyarakat desanya.






