Tim ERT NHM yang diberangkatkan terdiri atas sembilan personel. Mereka adalah Zakaria Barham sebagai manajer sekaligus pelatih tim, Muhammad Ifan sebagai kapten tim, serta Asrul Abdul Fataha, Fahrudin Jakir, Ruud Gulid S Junus, Fans Daniel Ambeua, dan Chluivers Tambariki sebagai rescuer.
Selain itu, NHM turut mengikutsertakan dua personel yang telah menjalani program ERT Volunteer dari Departemen Health, Safety, and Environment (HSE), yakni M. Rifaldi Limatahu sebagai rescuer dan Dwi Kurniawan sebagai paramedis.
Kapten Tim ERT NHM, Muhammad Ifan, menyampaikan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi tantangan tersendiri dalam persiapan menuju IFRC 2026. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk berpartisipasi dan memberikan hasil terbaik.
“Meski waktu persiapan terbatas karena keterlibatan dalam penanganan karhutla, kami tetap berkomitmen menjaga kekompakan, disiplin, dan solidaritas, serta memberikan kemampuan terbaik untuk membawa nama baik NHM,” ujar Muhammad Ifan.






