Acara kemudian dibuka secara resmi melalui pemukulan tifa, dilanjutkan dengan penampilan teater dan tarian, musik Yanger, serta hiburan dari band Treeshome.
Kehadiran Kapolda Maluku Utara bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan Kesultanan Ternate mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat komunikasi lintas institusi, serta melestarikan nilai-nilai budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku Utara.
Melalui momentum Legu Gam Tara No Ate Kesultanan Ternate Tahun 2026, diharapkan semangat persaudaraan, penghormatan terhadap adat istiadat, dan kecintaan terhadap budaya daerah terus terpelihara sebagai fondasi dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Polda Maluku Utara juga berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mempererat kemitraan dengan seluruh elemen daerah, serta mendukung pelestarian kearifan lokal guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif. (Rd).






