“Provinsi sudah mengusulkan melalui IJD, sekarang masih dalam tahap pembahasan di pusat,” katanya.
Menurutnya, sesuai perencanaan awal ditargetkan jalan ruas sagea-maba akan mulai dilaksanakan pada 2026. Namun, realisasi usulan tersebut bergantung hasil pembahasan dan keputusan pemerintah pusat.
Namun, angka Rp.50 miliar belum final karena akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dalam APBN.







