Tiga Tahun Kasus Korupsi Dua Proyek Raksasa Kandas di Kejati Malut

FPAKI Desak Usut Tuntas

Aksi Front Perjuangan Anti Korupsi Indonesia (FPAKI) di Kejati Malut. Insert : Papan proyek Pekerjaan Normalisasi Sungai Paruama

“Proyek ini bermasalah karena di Sub kontrak kepada salah satu warga Inisial S dengan anggaran 700 Juta. Kasus Tersebut sampai saat ini masih dalam status penyelidikan Kejati,” ujarnya.

Sementar untuk proyek jaringan irigasi D.I. Ekor tahap V senilai 6,1 miliar,
pihak CV. Gamalia menyerahkan anggaran sebesar 2 miliar ke pihak yang diberikan kewenangan untuk mengerjakan proyek tersebut. Namun, sisa anggarannya tidak diserahkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. (Rd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *