Selain itu, lokasi aktivitas ekpolrasi PT IMS juga berdekan dengan dua sungai sebagai sumber air bersih dikomsumsi masyarakat yang akan tercemari ‘racun’ pertambangan.
Tokoh Pemuda Desa Bobo, Viktor Kumaniren kepada wartawan, Jumat (14/02/2025) mengatakan, AMDAL PT IMS sudah kadaluarsa lantaran sejak tahun 2011 tidak lagi melakukan aktivitas.
“Nanti pada tahun 2024-2025 baru dlakukan akvitas, kami masyarakat menduga AMDAL sudah kadaluarsa,” ujarnya.







