“Saya berkomitmen untuk mendengarkan semua aspirasi, bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat. Tidak ada tempat untuk dendam politik atau perpecahan yang ada hanya semangat gotong royong untuk membangun negeri tercinta ini,” ujarnya.
Sebagai langkah awal kepemimpinan, pasangan Sherly-Sarbin akan memajukan Maluku Utara dengan pendekatan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Maluku Utara memiliki potensi yang sangat besar, kita harus bekerja keras untuk mengelolanya dengan bijak dan berkelanjutan, agar kita bisa menjadi pemain utama dalam perekonomian Indonesia Timur, bukan hanya sekadar penonton,” tuturnya.
Sherly mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk bersatu dalam membangun provinsi ini demi masa depan yang lebih baik.







