Mengejar Waktu, Menjaga Kualitas : Abdul Hamid Payapo Kawal Dua Jembatan Pascabencana

Plt Kepala BPJN Malut Abdul Hamid Payapo

“Teman-teman bisa lihat di sini, ini adalah Jembatan Ake Sakita. Jembatan ini merupakan salah satu jembatan yang terdampak bencana banjir awal 2026 kemarin.

Jembatan ini termasuk yang bisa kita selesaikan lebih cepat. Rencananya selesai Desember, kita percepat dan targetkan rampung di November ini.” Kata Abdul Hamid, kepada pilarmalut..com, Selasa (3/11/2026).

Percepatan itu menjadi salah satu indikator penting dalam penanganan infrastruktur pascabencana. Sebab, semakin cepat jembatan kembali berfungsi, semakin cepat pula masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih baik.

Selain Jembatan Ake Saketa, Abdul Hamid juga menyampaikan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap Jembatan Gantung di Desa Tunuo yang memiliki panjang 60 meter.

Jembatan tersebut juga terdampak bencana dan menjadi bagian dari upaya pemulihan konektivitas masyarakat.

“Selain jembatan ini, kemarin kita juga sudah mengecek Jembatan Gantung di Desa Tunuo. Jembatan Gantung Desa Tunuo dengan panjang 60 meter juga sama kondisinya,” ucapnya.

Menurut Mito, sapan akrab Abdul Hamid, percepatan penyelesaian kedua infrastruktur tersebut tidak terlepas dari koordinasi dan kerja jajaran teknis, termasuk Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *