“Lokasi tersebut di antaranya rumah kediaman tersangka Abdul Gani Kasuba di Jakarta, rumah dinas jabatan Gubernur, dan beberapa kantor dinas serta rumah kediaman pihak swasta,” ujarnya.
Ali menjelaskan, sejumlah bukti ditemukan penyidik dari penggeledahan tersebut berupa bukti data dokumen proyek hingga data aliran uang yang diduga berkaitan dengan korupsi Abdul Gani.
“Ditemukan dan diamankan berupa berbagai dokumen terkait proyek, data aliran uang dan sejumlah uang serta barang elektronik. Analisis dan penyitaan segera dilakukan,” ucapnya.
Abdul Gani Kasuba ditangkap dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Senin (18/12). Abdul Gani diduga menerima uang jual beli jabatan dan suap dari berbagai proyek infrastruktur di Malut.






