“Kami mohon apa yg harus kami lakukan ketika kami di tuntut untk membuat sekolah lebih baik,ketika di tuntut untk mengkualitaskan anak anak, ketika kami di tuntut untuk bisa menciptakan generasi yg unggul dll. Sementara kondisi sekolah dalam lingkar tambang yang tidak berpihak,” ujarnya.
Jarak yang begitu dekat antara aktivitas tambang PT. Smart Marsindo dengan bangunan sekolah, maka proses belajar mengajar sangat terganggu dengan suara mesin alat berat. Belum lagi dampak lingkungan yang dirasakan langsung para siswa dan guru karena debu.
“Sedih,resah,gelisah, marah dll, tapi kami tak bisa berbuat apa-apa, semoga opini ini bisa menjadikan perubahan yang lebih baik. Majunya pendidikan adalah kerjasamanya pemerintah, sekolah dan masyarakat,” harapnya. (dv).







