“Langkah objektif yang harus dilakukan dalam membangun koordinasi dan komitmen bersama untuk terus menyamakan persepsi pemerintah secara umum,” katanya.
Ia mengungkapkan, pada Juli 2024 lalu telah diresmikan Kapal Semarak 01 Malut yang telah memberikan pelayanan impor. Kapal ini bukan sekadar alat transportasi atau logistik, tetapi simbol dari upaya kita untuk menghubungkan potensi-potensi besar di wilayah Malut.
“Kita juga berharap, dengan keberadaan kapal ini dapat meningkatkan jalur konektivitas antar pulau semakin meningkat, sehingga distribusi barang dan jasa lebih lancar. Hal ini juga akan semakin memperkuat integrasi ekonomi antar wilayah serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor perdagangan di Malut,” tuturnya.
Sementara, kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ternate, Jaka Riyadi mengatakan, Bea Cukai Ternate berhasil mencapai realisasi penerimaan melebihi target yang ditetapkan pusat.






