Dengan menghadirkan pelayanan di ruang publik dan mendatangi warga secara langsung, BP2RD berupaya memangkas jarak antara pemerintah dan wajib pajak.
Pendekatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan penerimaan daerah melalui pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Mochtar menyampaikan terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pencapaian penerimaan PBB-P2 tersebut.
Ia berharap partisipasi masyarakat terus meningkat hingga penghujung tahun.
Capaian Rp8,79 miliar menjadi catatan penting bagi penerimaan PBB-P2 Kota Ternate dalam sepuluh tahun terakhir.
Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum itu agar tidak berhenti pada pencapaian target, tetapi juga diikuti oleh konsistensi pelayanan dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.






