Devisa Ekspor Non Tambang di Malut Tumbuh Singnifikan

Akativitas Ekspor Impor (Istimewah).

Misalkan disektor perikanan kata Jaka,  sejak akhir 2023 selain komoditi perikanan khusus dari Morotai ada juga melalui pelabuhan perikanan Tobelo menggunakan pelayaran sebanyak 7 sarana tambahan pengangkut, dan Agustus 2024 devisa ekspor perikanan Morotai sebesar 3,7 juta U$D dengan volume tonase (Kg) sebesar 483 ton, mengalami kenaikan jika dibandingkan pada priode yang sama pada 2023  dengan devisa sebesar 2 juta U$D dengan volume tonase 248 ton.

“Tingkat pertumbuhan ekonomi di semester I mesekipun saat ini Malut tertinggi ke dua sebesar 10,76 persen angka ini dibawah Papua Barat, namun masih di atas nasional sebesar 5,07 persen,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *