Ragam  

Dari Ruang Redaksi ke Advokat, Iksan Maujud Menyulam Silaturahmi, Menimbang Arah Kepemimpinan Makayoa

Iksan Maujud

Namun, Iksan tidak memilih memulai langkahnya dengan deklarasi pencalonan atau menyampaikan sederet janji. Ia justru ingin mengetuk pintu para sesepuh terlebih dahulu, membangun komunikasi, dan meminta restu sebelum merumuskan gagasan yang akan dibawa ke forum musyawarah.

Saat berbincang dengan dengan wartawan sisela-sela kegiatan di Mapolda Maluku Utara, Rabu (28/10/2026), Iksan menyampaikan rencananya untuk bersilaturahmi dengan para sesepuh Makian-Kayoa di Ternate dan Jakarta.

“Waktu dekat ini saya akan coba silaturahmi dengan sesepuh di Ternate dan Jakarta untuk meminta restu. Kalau saya mendapat restu barulah disusun visi dan misi dan program untuk di tawarkan ke forum musyawarah nanti,” pungkasnya.

Langkah yang dipilih Iksan memperlihatkan bahwa proses menuju kepemimpinan Makayoa tidak hanya berkaitan dengan kesiapan seseorang untuk maju. Ada komunikasi, pertimbangan, dan aspirasi keluarga besar yang perlu didengar sebelum gagasan ditawarkan kepada peserta musyawarah.

Bagi sebuah paguyuban yang dibangun atas ikatan asal-usul dan kekeluargaan, regenerasi bukan sekadar pergantian orang di pucuk kepemimpinan. Regenerasi juga menyangkut kemampuan mempertemukan pengalaman para sesepuh dengan energi, pemikiran, dan inisiatif generasi muda.

Di titik inilah perjalanan Iksan menuju musyawarah Makayoa menarik untuk dicermati. Pengalamannya sebagai mantan wartawan dan profesinya saat ini sebagai advokat menjadi bagian dari latar belakang yang ia bawa.

Sementara itu, konsolidasi dengan para sesepuh menjadi tahapan awal yang ingin ditempuhnya sebelum menyusun visi, misi, dan program.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *