Selain itu, Yulian meminta kordinator komisi II harus tegas menyelesaikan masalah internal komisi II yang terbelah menjdi dua kubu, karena masalah tersebut sudah berlarut-larut yang tidak kunjung selesai.
“Untuk itu OPD yang hadir hari ini khususnya yang bermitra dengan komisi II, saya atas nama pribadi dan sebagai ketua komisi II meminta maaf atas kenyamanan yang terjadi beberpa waktu lalu saat kita rapat,” ucap Yulin.
Dirinya berharap, dengan adanya kasus yang terjadi diinternal komisi II makan pimpinan DPRD Malut segera menagmbil alih terutama berhubungan dengan administrasi surat menyurat komisi II harus ditandatangani langsung ketua DPRD.
“ Untuk teman-teman komisi II saya sempat mendengar issu bahwa saya mengambil uang dari OPD atau OPD memberikan uang kepada saya. Saya bernai sumpah dengan hal tersebut, saya tidak pernah walaupun satu rupiah tidak pernah menerima uang,” tegas Yulin dengan nada suara tinggi.
Pernyataan Yulin tersebut serentak memanas forum rapat karena sontak mengundang berbagai instrupsi dari anggota DPRD yang hadir dalam paripurna. Namun, Yulis Mus tetap tegas melanjutkan pernyataan.
“Pimpinan sebentar, saya belum pernah menerima hal tersebut jadi jangan membuat suatu fitnahan-fitnahan berkalnjuta. Saya berharap pimpinan DPRD harus tegas menyeselesaikan msalah internal komisi II,” tandasnya.






