Menurutnya, pasangan Jasri- Muhlis sebagai manusia biasa yang memiliki keterbatas sehingga bila maha kuasa memberikan kewenangan untuk menduduki kekuasan maka akan mengabdikan diri untuk masyarakat Halsel, sebab kekuasaan milik maha kuasa, sehingga yang maha kuasa berkewenangan mencabut kekuasaan itu dari orang yang dikehendaki, dan memberikan kekuasaan itu pada orang yang dikehendaki.
“Dengan dasar ini saya orang dari kampung, berniat untuk maju mencalonkan sebagai bupati Halmahera Selatan, untuk itu saya minta doa dan restu dari masyarakat Wayamiga, sehingga Jasri-Muhlis diberi kesempatan di Pilkada Halsel 2024,” terangnya.
Jasri yang juga ketua DPW PKB Provinsi Maluku Utara minta pada warga Wayamiga, di momentum Pilkada agar tetap menjaga hubungan silaturahmi antar sesama, dan memilih pemimpin harus rasional.






