“Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan anak-anak muda khususnya di bidang pencak silat dan beladiri,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Saifudin Juba, dalam laporannya menyampaikan, gelaran Kejurda pancak silat sekaligus menyeleksi kembali atlit yang memiliki pentensi dan kualitas yang akan pertanding di POPNAS nanti.
“Ini bagian dari seleksi atlet untuk POPNAS. Bonus pancak silat ini yang disiapkan sebesar Rp.144 juta diberikan kepada atlit yang meraih juara 1,2, dan 3 dengan jumlah atlit sebanyak 408 orang yang tersebar di 8 Kabupaten, Kota, dengan anggaran pembiayaan kegiatan ini bersumber dari APBD Pemprov Malut sekitar Rp.300 juta,” tuturnya.
Mantan Pj Bupati Halut ini mengucapkan terimakasih kepada panitia Kejuaraan Daerah pencak Silat Gubernur Cup Tahun 2025 yang telah menyiapkan seluruh kebutuhan guna kelancaran kegiatan Kejurda ini.






