Menurutnya, Maluku Utara menjadi salah satu Provinsi dengan tingkat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia mencapai 25,13 persen, distribusi pertumbuhan PDRB Maluku Utara untuk lapangan usaha naik 4,49 persen dan tingkat inflasi 3,79 persen, serta NTP tercatat 104,58.
“Peningkatan NTP tertinggi pada subsektor hortikultura yang naik 2,56 persen dan salah satu komoditas yang mempengaruhi kenaikan NTP adalah komoditas tomat, hal ini yang harus menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.
Ia juga berharap, kedepan diperlukan tata niaga yang lebih baik agar produksi komoditas strategis tersebut yang ada di sentra produksi dapat sampai ke pasar/konsumen tepat waktu, rantai pasok yang tidak terlalu panjang, harga stabil dan terjangkau masyarakat namun tetap menguntungkan petani sehingga petani bergairah untuk meningkatkan produksinya.






