Selain itu lanjut Asrul, perkembangan seni budaya sejatinya harus memberi arah bagi perwujudan identitas nasional yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia.
“kehadiran peserta paduan suara gerejawi memiliki makna luhur yakni sebagai penguatan hubungan internal antar umat Kristiani dan sekaligus Membangun hubungan beragama di Indonesia dan Maluku Utara pada khususnya,” ujarnya.
Menurutnya, Pesparawi yang saat ini sedang berlangsung merupakan acara yang sangat penting bagi umat kristiani, kegiatan ini menjadi langkah aktualisasi semangat pembangunan nasional di bidang pembinaan mental spiritual sebagai bagian dari upayah memperkokoh ketahanan spiritual umat dalam menghadapi era modernisasi dan globalisasi.
“Dimensi kerukunan ini sangat penting dalam rangka membangun masyarakat yang memiliki kesadaran, kemajemukan dan multikultural, sehingga tercipta masyarakat yang harmonis, penuh tolersnsi dan saling menghargai identitas keyakinan agama masing-masing demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai dan Sejahtera,” tuturnya.






