Ragam  

Pesan Penting di Balik Meriahnya Obi Fishing Tournament 2026

Dua peserta Obi Fishing Tournament 2026 memboyong ikan hasil tangkapan dari perahu menuju area penimbangan di pesisir Kawasi.

Budi menjelaskan, sesuai ketentuan perlombaan, peserta diwajibkan melepaskan kembali beberapa jenis ikan, seperti pari, hiu, ikan kakatua, dan napoleon. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari edukasi agar aktivitas memancing tetap memperhatikan keberlangsungan kehidupan biota laut.

“Media edukasi mengenai ekosistem laut yang harus dijaga salah satunya melalui penerapan aturan perlombaan yang jelas. Di balik aturan itu, ada pesan penting bahwa ikan-ikan tertentu tidak boleh ditangkap. Jika terlanjur tertangkap, harus dilepaskan kembali agar tetap hidup dan kelestarian laut tetap terjaga,” jelas Budi.

Pesan konservasi tersebut tidak berhenti pada aturan tertulis. Sejumlah peserta mengaku menerapkannya saat memancing dengan melepaskan kembali ikan yang termasuk dalam kategori tangkapan yang dilindungi oleh ketentuan lomba.

Salah satunya Harmin Muhammad (37), peserta dari Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan. Ia sempat mendapatkan ikan pari saat mengikuti perlombaan. Namun, ikan tersebut kembali dilepaskan ke laut karena tidak termasuk jenis tangkapan yang diperbolehkan.

“Saya dapat ikan pari dan saya lepas kembali, karena sesuai aturan lomba ikan jenis itu tidak bisa ditangkap,” ungkap Harmin. Selain ikan pari, ia juga mendapatkan ikan bubara dengan bobot sekitar empat kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *