Uang miliaran rupiah tersebut diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
Pinjaman tersebut pada masa kepemimpinan Bupati Danny Missy yang diketahui untuk mendanai 13 item kegiatan.
Pinjaman diajukan dan dicairkan pada bulan Oktober tahun 2017 lalu, namun pencairannya mendahului pengesahan APBD tahun 2018.
Meski begitu, pinjaman untuk pembiayaan infrastruktur jalan dan jembatan hingga kini masih meninggalkan beban utang ke pihak ketiga ditaksir Rp28 miliar. (rd).






