- Memperkuat pelayanan dibidang kesehatan,pendidikan dan perlindungan sosial bagi seluruh penduduk termasuk pemajuan pendidikan karakter dan kebudayaan daerah
- Mengurangi kesenjangan wilayah dan memperkuat daya saing daerah melalui pengembangan infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar serta optimalisasi pengelolaan ruang wilayah dan lingkungan hidup
- Membangun perekonomian daerah yang kokoh yang berdaya saing melaui investasi produktif berkelanjutan pada sektor pertanian ,perikanan kelauatan, dan pariwisata serta penumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis inovasi
- Melanjutkan Reformasi Birokrasi dan kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah melalui inovasi dan transformasi proses bisnis berkelanjutan.
Kepala Bappeda Halut , Devie Bitjoli menambahkan, tujuan pelaksanaan konsultasi publik merupakan tahapan awal dalam menyusun RPJMD untuk menjaring aspirasi ,masukan, saran dari semua pemangku kepentingan.
“RPJMD 2021-2026 dibahas dengan para pemangku kepentingan pembangunan yang bertujuan untuk penyelarasan, dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD,” terangnya. (red).






