Meski begitu, pemain Pesihalbar juga membangun serang balik cepat ketika mendapat bola untuk menerobos pertahanan Persega. Tetapi, pertahanan Persega sangat rapat sehingga membuat pemain Persihalbar kesulitan menciptakan peluang gol.
Pertandingan dipimpin wasit Syamsiah Arsad, hingga memasuki akhir babak pertama, kedua tim tidak menciptakan gol.
Memasuki babak kedua, pemain Persega langsung mendapat intruksi dari juru taktik bertangan dingin, Ramat Rivai, untuk menaikan tempo permainan menekan lini bekalang Persihalbar. Berbagai peluang pun tercipta, namun pemain Persega belum berhasil menjebol gawang Pesihalbar yang dijaga M Rushan Badu.
Pemain Persihalbar sedikit kesulitan mengembangkan pola permainan, karena pemain Persega sangat ketat menjaga setiap lini. Sementara pemain Persega, sangat mudah mengacak acak pertahanan Persihalbar dengan memainkan bola pendek dari kaki ke kaki.






