Ketua Solidaritas anak Muda Indonesia Timur (SMIT) Mesak Habari mengatakan, ratusan karyawan NHM ke Jakarta karena sudah bingung kepada siapa lagi mereka harus mengadu.
Bahkan, kata dia, Dinas Ketenagakerja Pemda Halut notabene ujung tombak para pekerja, ternyata tidak mampu menyelesaikan persoalan yang dialami karyawan NHM.
“Mereka datang ke Jakarta untuk mengadu ke Kementerian Ketenagakerja karena tidak percaya lagi dengan dinas ketenagakerja di kabupaten Halmahera Utara,” ujar Mesak.






