“Saat ini terdapat dua unit ambulans yang siap mendukung kebutuhan masyarakat untuk layanan darurat. Dukungan layanan ambulans ini diberikan untuk mengurangi beban biaya transportasi yang sering kali sulit karena keterbatasan unit ambulans, baik di desa maupun di puskesmas,” jelas Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan Malaka.
Ia menambahkan, proses mendapatkan bantuan ambulans dari NHM Peduli dilakukan melalui mekanisme yang terstruktur namun tetap sederhana. Warga dapat mengajukan permohonan melalui kepala desa (kades), yang kemudian akan berkoordinasi dengan Koordinator Lapangan (Korlap) Kecamatan dari NHM Peduli. Setelah data dan kebutuhan layanan diverifikasi, Korlap akan menyampaikan permintaan tersebut kepada manajemen NHM Peduli untuk mendapatkan persetujuan. Jika sudah disetujui, Korlap akan segera berkoordinasi dengan pengemudi ambulans yang siaga 24 jam.
“Pengemudi ambulans NHM Peduli selalu siap melayani dengan hati. Ini bukan sekadar tugas, tapi bagian dari komitmen kami untuk hadir dan membantu masyarakat dalam kondisi paling genting,” tambah Irwan.






