TERNATE, pilarmalut.com – Nilai ekspor Provinsi Maluku Utara (Malut), selama periode Januari–Juni tahun 2026 mengalami kenaikan. Kenaikan nilai ekspor ini bukan dipicu dari nilai ekspor biji nikel, melainkan nilai ekspor terbesar berasal dari bahan besi dan baja.
Sedangkan tujuan ekspor provinsi Malut ke sejumlah nagara masih terbesar adalah Tiongkok bila dibandingkan dari lima negara tujuan ekspor Malut.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Malut mencatat nilai ekspor Provinsi Malut sebesar 21,80 persen atau US$8.341,91 juta bila dibanding periode yang sama tahun 2025 hanya mencapai US$6.848,74 juta.







