“Maluku Utara merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari 805 pulau dan rentang kendali yang begitu besar, sehingga membutuhkan strategi khusus dalam pelaksanaan pembangunan ketahanan pangan di Provinsi Maluku Utara,” ujarnya.
Ia menyebutkan, strategi pembangunan ketahanan pangan Maluku Utara sebagaimana dalam RPJMD Provinsi Maluku Utara Tahun 2020-2024 diantaranya, meningkatkan penganakeragaman pangan melalui pengembangan pangan lokal dan produk pangan olahan guna meningkatkan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Meningktakan sistim disitribusi pangan dan pemantauan harga pangan secara berkala. Meningkatkan pengembangan cadangan pangan pemerintah dan masyarakat. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi kerawanan pangan melalui kemandirian pangan.
“Kegiatan rapat koordinasi perencanaan ini salah satu solusi untuk membangun kesepahaman dan keterpaduan dalam mendukung pembangunan Ketahanan Pangan Maluku Utara,”pintanya.






