“Kami sudah lama mengikuti perkembangan PT. NHM dan PT. Sarbi dalam melaksanakan rehab DAS di Galela, kemarin petani telah menebang beberapa pohon dari program DAS, menurut petani penggarap bahwa pihak PT. NHM sengaja mempermainkan petani karena tidak memberikan kepastian tanaman dalam rehab DAS adalah milik petani,” tuturnya.
Ia menambahkan, jika PT. NHM tidak memastikan kejelasan tanaman masuk reboisasi kawasan DAS menjadi milik petani, maka AMPP Togammoloka akan mengkonsolidasi melakukan aksi terkait dengan masalah tersebut. (Rd).






