Selain itu, lanjutnya, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Penggunaan dive computer adalah standar wajib untuk memantau kedalaman dan batas aman penyelaman (no decompression limit) demi menghindari risiko medis yang fatal.
Gugus Agam Satria, mewakili departemen Govrel & Permitting sekaligus sebagai peserta pelatihan, menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi para penyelam.
“Dengan pelatihan ini membuat penyelam lebih tenang, lebih sadar terhadap risiko dan lebih percaya diri saat melakukan aktivitas bawah air”, ujar Agam.
Kapten ERT, Muhammad Ifan menambahkan, pelatihan ini sangat krusial bagi timnya. Pelatihan dan sertifikasi diving ini memberikan pengalaman yang sangat berharga sebagai anggota ERT karena selain meningkatkan kemampuan teknis penyelaman, juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai prosedur serta teknik open water rescue yang aman, efektif, dan sesuai standar.
“Kompetensi yang kami peroleh akan menjadi bekal penting dalam mendukung kesiapsiagaan serta penanganan keadaan darurat, khususnya pada operasi penyelamatan di lingkungan perairan dan perusahaan”, tutur Irfan.







