Rico mengungkapkan, total tenaga kerja yang dibutuhkan untuk beroperasinya PT HJF secara penuh diperkirakan mencapai sekitar 5,000 tenaga kerja.
“Saat ini dengan satu line produksi saja tenaga kerja yang terserap mencapai 2.600 karyawan,” kata Rico.
Untuk tenaga kerja, PT HJF berupaya untuk merekrut tenaga kerja lokal dari Halmahera Selatan khususnya dan umumnya dari Maluku Utara.
“Salah satunya adalah dengan menggelar Roadshow Rekrutmen tenaga kerja di Labuha, Halmahera Selatan dan Desa Laiwui, Kecamatan Obi, Pulau Obi. Dari tenaga kerja yang terserap sekitar 65 persen berasal dari Maluku Utara,” tutup Rico. (Zar).






