Resmi Smelter Berkapasitas 780 Ribu Ton, Harita Nickel Butuh 5.000 Tenaga Kerja

PT. Harita Nickel resmikan Smelter.

Ia menjelaskan, setahun yang lalu, Harita Nickel meresmikan beroperasinya PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL) yang memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), bahan baku utama baterei kendaraan listrik.

“16 bulan kemudian kita bisa meresmikan pengoperasian pabrik PT HJF yang memproduksi feronikel,” tutur Stevi.

Ia menyebutkan, banyak tantangan teknis dan non teknis selama tiga tahun ini.

“Tantangan belum selesai, baru satu line produksi, masih ada 7 line, masih harus bekerja keras, mudah-mudahan tahun depan bisa tuntas semua line dan kita berharap berjalan dengan aman dan selamat,” imbuhnya.

Technical Support Head Harita Nickel, Rico Windy Albert menegaskan, untuk saat ini hanya satu line bisa dioperasikan untuk produksi perdana. Selanjutnya target produksi beberapa line akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan pada semester pertama 2023 PT HJF sudah mengoperasikan delapan line produksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *