“Pelaku sudah kami amankan berjumlah tiga orang, dua lainnya melarikan diri dan masih dalam pencarian,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya mengetahui adanya pengeboman ikan berawal dari laporan masyarakat, sehingga langsung terjunkan personil untuk dilakukan peangkapan.
“Setelah dapat informasi langsung perintahkan anggota kroscek dilapangan, ternyata benar adanya aktifitas ilegal bom ikan,” katanya.






