Dirinya juga berharap, Lembaga Kearsipan Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui Kepala Dinas, Badan dan Biro agar menjalin kerja sama dan terus berkolaborasi untuk memperlakukan arsip sebagai satu kekayaan Negara.
“Karena hal ini menyangkut harkat dan martabat bangsa, demi menjaga keutuhan wilayah dengan ketersediaan arsip yang memadai,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis Kearsipan Malut, Muliadi Tutupoho dalam laporannya mengatakan, kegiatan worskshop ini merupakan wujud dari kolaborasi dari keinginan bersama untuk sama-sama agar melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kearsipan.
Muliadi juga mengatakan, berdasarkan hasil pengawasan dari nasional terhadap pemerintah provinsi Maluku Utara dari tahun ke tahun Alhamdulillah terjadi peningkatan yang cukup.






