Penempatan terumbu karang buatan dilakukan pada perairan laut dengan kedalaman 3 – 5 meter berdasarkan ukuran air surut terendah. Lokasi yang dipilih tidak jauh dari terumbu karang yang telah ada.
“Terumbu karang sangatlah bermanfaat bagi kehidupan. Terumbu karang akan menjadi tempat tinggal, mencari makan, berlindung, dan berkembang biak bagi berbagai jenis biota laut dan akan menjadi sumber keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem di sekitarnya. Abrasi pantai pun akan berkurang dengan sendirinya dan masyarakat pesisir semakin terlindungi,” jelas Stevi Thomas.
Tidak kalah penting, lanjut Stevi, terumbu karang dapat mengubah CO2 menjadi zat kapur sebagai bahan pembentuk karang. Ini berarti, terumbu karang dapat mengurangi pemanasan global. Terumbu karang yang baik juga bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berbagai jenis ikan yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dengan adanya terumbu karang.
“Ke depannya, berbagai jenis ikan akan berkembang biak dan dapat ditangkap oleh nelayan setempat. Rumput laut, udang, serta berbagai jenis ikan akan dapat dimanfaatkan secara bijak sebagai sumber penghidupan masyarakat pesisir. Upaya ini pun tidak terhenti sampai di sini,” tuturnya.







