“Sehingga masa periode saya berahir tidak ada utang DBH di periode saya, tapi kemudian juga akan saya mencicil hutang DBH periode sebelumnya,” katanya.
Sherly menambahkan, pembayaran cicil DBH Rp15 milair hingga Rp20 miliar lantaran belum mengetahui pasti kapan PAD dan DAU masuk ke kas pemprov. (dv).






