“Alih trace Jalan di kawasan PT. IWIP, memang kemarin ada segmen jalan yang sudah selesai dikerjakan PT. IWIP dan jalannya berbentuk beton bukan aspal. Kami belum ketahui bobot kualitas dan mutu dari jalan itu, sehingga dalam waktu dekat tim ahli dari kita dan juga dari PT. IWIP sama-sama turun untuk menghitungnya,” katanya.
Kedatangan tim Ahli juga lanjut Adrian, tidak hanya memastikan kualitas dan mutu jalan namun juga menghitung nilai aset untuk di konfrensi dalam bentuk rupiah.
“ Standar jalan di kami sudah ditetapkan boleh berbentuk aspal dan boleh juga dalam bentuk beton, jadi kedatangan ahli pastikan ketebalan beton, panjang dan lebar jalan. Mutu dan kualitas jga akan di hitung,” ujarnya.
Ia menuturkan, jalan yang sudah dibangun BPJN Malut dan dipakai PT. IWIP kemudian diganti dengan jalan baru harus sesuai dengan aturan dan standar yang sudah ditentukan negara.







