Tidak hanya berbagi materi, NHM menyerahkan hibah batuan ubahan (altered rock) beserta contoh mineralisasi yang berasal dari batuan sekitar deposit Gosowong Vein.
Spesimen tersebut merupakan batuan penciri atau indikator adanya mineralisasi emas ekonomis di deposit Gosowong. Hibah ini menjadi bentuk dukungan konkret agar mahasiswa dapat memahami konsep alterasi hidrotermal secara lebih nyata.
“Dengan adanya sampel altered rock dan batuan mineralisasi dari Gosowong, mahasiswa bisa melihat langsung output dari aktivitas hidrotermal yang berhubungan dengan keterdapatan mineralisasi emas ekonomis. Ini menjadi bahan ajar yang ideal, sekaligus bisa dijadikan referensi indikator dalam memahami karakter zona ubahan dan model eksplorasi untuk potensi mineralisasi emas berikutnya,” ujar Rendy.
Sesi ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para praktisi, mengubah ruang kelas menjadi wadah diskusi yang hidup mengenai realita dan tantangan di industri pertambangan.
Melalui kehadiran ini, NHM ingin menunjukkan kepeduliannya dalam merangkul calon-calon geolog masa depan. Lebih dari sekadar berbagi ilmu, NHM berkomitmen untuk terus merawat hubungan baik dengan dunia pendidikan demi membantu generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang kompeten, percaya diri, dan siap melangkah menuju dunia kerja. (Rd).






