Menurutnya, aklamasi hasil kongres yang memilih Muhdin Taha sebagai ketua Askot, juga tidak memenuhi syarat karena tidak memenuhi kuorum.
“Harusnya hak pilih ada 28 peserta/club, tapi diturunkan menjadi 23 peserta, ini ada apa? Kok! tiba-tiba memangkas hak pilih klub,” tuturnya.
Selain itu kata Rusdi, sesuai informasi 12 klub yang mendukung Muhdin Taha pun masih belum jelas, sebab absensi kehadiran pun mereka tidak mau perlihatkan saat kongres.
“Muhdin Taha Cs sengaja memangkas ini karena mereka tahu kami sudah mengantongi suara sudah melibihi 50+1. Mereka tidak objektif dan takut bertarung jika melaksanakan pemilihan,” tandasnya.
Sikap tegas klub akan ajukan keberatan sampai kebenaran itu terlihat, jangan karena haus atas kuasa sehingga menghalalkan segala cara.







