IPO di Bursa, Trimegah Bangun Persada Incar Rp 9,7 Triliun

Informasi bagi calon investor, PT TBP Tbk akan membagikan dividen kepada pemegang saham minimum 30 persen dari laba bersih, tergantung pada arus kas dan rencana investasi Perseroan, hukum dan peraturan Indonesia, serta persyaratan lainnya.

“ Perseroan telah membagikan dividen sejak tahun 2012 dan direncanakan akan melakukan pembagian dividen menggunakan tahun buku 2022 yang akan dibagikan pada tahun 2023,” ujarnya.

Roy menjelaskan, PT TBP Tbk merupakan perusahaan dengan kemampuan hulu dan hilir dalam industri nikel. Ini terlihat dari kegiatan operasional yang baik, profesional dan mengedepankan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan selama lebih dari 10 tahun di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Perseroan juga optimistis dengan bisnis pengolahan nikel ke depan.

“Fokus PT TBP Tbk menjadi perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dari hulu hingga hilir,” sambungnya

Sektor hulu lanjut Roy, berupa penambangan bijih nikel yang menghasilkan saprolit dan limonit. Sementara hilirnya berupa peleburan dan pemurnian bijih nikel yang menghasilkan Feronikel sebagai bahan baku utama pembuatan baja nirkarat (stainless steel) dan MHP (Mixed Hydroxide Precipitate), serta produk turunannya Nikel Sulfat dan Kobalt Sulfat yang merupakan bahan baku utama pembuatan prekursor baterai kendaraan listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *