Fera Farida, Ibunda dari Aurelia menceritakan bagaimana kesulitannya dan suami dalam memenuhi pengobatan Aurelia. “Ketika harus dirujuk ke Jakarta, kami sempat kebingungan karena kekurangan dana. Mencari bantuan kesana kemari, hingga akhirnya bisa terhubung dengan tim NHM Peduli. Luar biasa bantuan begitu cepat, awal Juli lalu bisa langsung berobat ke Jakarta,” terang Fera.
“Selama sebulan penuh kami disini, mendapat pelayanan luar biasa dari tim NHM Peduli. Aurelia sampaikan ‘Mama, om-om yang membantu ini baik semuanya ya’. Tidak ada kekurangan selama kami berobat disini. Kalau tidak ada Pak Haji, kami mungkin sudah menjual tanah karena tidak ada biaya. Alhamdulillah tidak harus sampai menjual tanah. Terima kasih sebesar-besarnya untuk Pak Haji Robert. Kami tidak akan bisa membalas kebaikan Pak Haji, hanya Allah Yang Maha Kuasa yang akan balas semua kebaikan Bapak,” tambah Fera.
Dengan keadaannya yang sudah jauh membaik, Aurelia dan ibunya diagendakan akan segera kembali ke Desa Gorua dalam waktu dekat. Setiap perkembangan kesehatannya masih akan tetap dalam pemantauan dr. Syamsul dan tim NHM Peduli.






