“Alasan kenapa tidak di 10 kabupaten/Kota karena keterbatasan anggaran jadi fokus dulu biar ada yang jadi,” ujarnya.
Ia juga berharap dengan bantuan yang diberikan kepada nelayan dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, Sherly juga berharap nelayan juga memiliki BPJS ketenagakerjaan sehingga dapat membantu nelayan.
Untuk setoran awal 200 ribu ditanggung pemerintah provinsi selanjutnya Nelayan dapat menyetor setiap tahun.
“Saya rasa dengan nilai 200 ribu setiap tahun itu bisa diatasi nelayan,” ujarnya.
Gubernur mengapresiasi kepada nelayan karena ikut peran dalam berkontribusi menekan inflasi di daerah, terutama melalui pasokan ikan.






