“Saya berterima kasih kepada pimpinan SKPD yang sudah berusaha maksimal mendukung rakorwil Alkhairaat, ujarnya.
Dalam kasempatan itu, gubernur mengajak tetap bersatu memajukan Alkhairaat di Maluku Utara, meski banyak memiliki perbedaan namun tetap bersatu membesarkan alkhairaat.
Gubernur dua Periode itu juga bersedia pasca Rakorwil, Rapim Alhairat juga bisa diselenggarakan di Maluku Utara pada Juni mendatang.
“Kalau Rapim tidak jadi di Gorontalo berarti dibuat di Sofifi, sementara mukhtamar tetap di Morowali,” ujarnya.
Sementara, Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi Bin Saggaf Aljufrie dalam arahanya menjelaskan, tujuan rakorwil untuk meningkatkan wawasan dan kualitas kinerja sebagai ajang koordinasi dan harmonisasi antara abnaul khairaat pada umumnya dan khsusnya para pengurus.






