
Tobing menuturkan, pekerjaan tersebut ditergetkan rampung pada 31 Desember 2021, sementara anggaran bersumber dari sisa dana dan diusulkan panambahan sehingga total dana sebesar Rp 660.000.000.
Untuk Volume saluran yang dikerjakan 150 Meter. jumlah tersebut terbagi arah utara 100 meter dan arah selatan 50 meter. “Saluran air/Gorong-gorong lama menggunakan plat beton dan diganti dengan Brikes dengan ukuran K 300. Hal itu menjaga agar bertahan selama 15-20 tahun kedepan,” ucap Tobing.
Metode Brikes ini lanjut Tobing, dipesan di makassar Provinsi Sulawesi Selatan. sehingga keunggulannya sangat kuat. “Harapan kami dengan adanya pekerjaan saluran ini masyarakat bisa menjaga agar tidak membuang sampah semberangan,” harap Tobing.






