WEDA, pilarmalut.com – Warga Desa Sagea dan Desa Kia, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut), Senin (9/2/2026), turun aksi ke perusahan tambang nikel PT Mining Abadi Indonesia (MAI) lantaran ratusan warga dari dua desa tersebut merasa dibohongi.
Masa aksi “kepung” dan memblokade kegiatan perusahaan tambang terutama pada aktifitas pemuatan ore nikel ke kapal. Kedatangan masa aksi yang didominasi ibu-ibu ke PT MAI untuk menagih janji atau kesepakatan yang sudah dibuat.
Amatan wartawan, aksi warga dua desa ini dikawal ketat aparat kepolisian. Bahkan polisi berupaya membaguan komunikasi dengan masa aksi agar tidak terjadi aksi anarkis.







