Menurutnya, Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan yang berbatasan dengan beberapa negara luar seperti Filipina.
“Ini tentu membutuhkan TNI untuk menjaga batas kewilayahan dari ancaman dan ganguan dari luar,” katanya.
Acara pisah sambut kata Sekprov, hanyalah merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara karena tidak akan bisa dipisahkan. Persahabatan, Pertemanan dan Kemitraan yang terbangun telah mengikat untuk tidak terpisah dari satu hati dengan lainnya.






